Whoosh Dinilai Jadi Bom Waktu, Akademisi Sebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bisa Bahayakan Negara
Akademisi Ubedilah Badrun menyoroti proyek Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung yang dinilainya dapat membahayakan negara. Menurutnya, proyek strategis nasional ini justru berujung pada beban utang yang sangat berat bagi Indonesia.
Ubed menjelaskan bahwa proyek ini telah menanggung utang lebih dari Rp 100 triliun, yang diperparah dengan kerugian operasional tahunan yang mencapai hampir Rp 4,1 triliun. Kombinasi utang besar dan kerugian terus-menerus ini membuatnya menyebut bisnis kereta cepat ini sebagai hal yang tidak masuk akal.
"Ini akan menjadi bom waktu. Jadi saya kira ya berbahaya negara kalau begini," tegas Ubed dalam keterangannya, seperti dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV.
Artikel Terkait
Habib Rizieq Kritik Pandji Pragiwaksono: Jangan Lecehkan Salat, Demo dan Laporan Polisi Bergulir
Menlu Sugiono: Indonesia Masuk Mode Survival Hadapi Dunia yang Semakin Abu-Abu
FPI Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi: Tuding Penistaan Agama di Stand Up Comedy Mens Rea
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi, Fakta, dan Jadwal Putusan