Andre Rosiade juga menyoroti besarnya dukungan sumber daya yang telah diberikan PSSI kepada tim pelatih asal Belanda tersebut, yang menurutnya jauh lebih besar daripada yang diterima Shin Tae-yong dulu.
Lebih lanjut, Andre Rosiade mengkritik hubungan emosional pelatih dengan skuad. Ia merasa tidak ada ikatan batin yang kuat antara Patrick Kluivert dan para pemain Timnas Indonesia, bahkan menyamakannya seperti "pelatih tim antar kampung" yang hanya datang saat ada pertandingan saja.
Meski keputusan akhir ada di tangan PSSI, Andre Rosiade mengingatkan bahwa masih banyak opsi pelatih kompeten lain dari Belanda jika kerja sama dengan KNVB ingin dilanjutkan.
Sumber: disway.id
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?