GELORA.ME - Sejumlah arus lalu lintas di Kota Bandung terpantau semrawut setelah lampu merah dirusak oleh oknum massa aksi solidaritas ojek online Affan Kurniawan di Kantor DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (30/8/2025).
Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, beberapa lampu merah yang dirusak oknum pendemo ini terdapat di perempatan Jalan Sulanjana, Diponegoro, Dago, Cikapayang. Sejak Sabtu (30/8/2025) pagi pukul 06:00;WIB sampai 16:00 WIB, para kendaraan dengan bebas berlalu lalang karena tidak ada traffic light yang beroperasi.
Meski begitu, tidak terpantau adanya kemacetan yang signifikan. Sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung pun terpantau ada di lokasi sembari mengatur jalannya lalu lintas.
Salah seorang pengendara, Herman (32 tahun) mengakui kondisi ini sangat mengganggu aktivitasnya. Dia yang hendak menuju wilayah Dago dari arah Jalan Tamansari, sempat kebingungan karena arus jalan tidak karuan.
"Tidak karuan, semrawut. Ini rada bahaya yah buat pengendara. Saya juga bingung tidak ada lampu merah," jelasnya saat ditemui.
Sementara itu Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Asep Kuswara membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, hal ini disebabkan karena lampu merah yang mati karena dirusak.
"Di sini ada dua persimpangan yaitu persimpangan Sulanjana dan Cikapayang Dago yang mengalami masalah traffic. Lalu lintas yang biasanya diatur oleh lampu dan ACTS sementara ini ada kerusakan," ujar Asep.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan berkepanjangan, petugas Dishub Kota Bandung turun ke lapangan mengatur lalu lintas.
"Jadi, kami turun ke lapangan bersama rekan-rekan dalam rangka memberikan pelayanan yang baik. Biar tidak ada terjadi kemacetan yang diindikasikan macet karena biasa diatur oleh traffic light, sekarang diatur manual," jelasnya.
Oleh karena itu, Asep menghimbau agar masyarakat bisa lebih berhati-hati berkendara dalam kondisi saat ini. Adapun untuk menghindari kemacetan masyarakat bisa lewat jalur alternatif lainnya.
"Jadi mohon kepada warga masyarakat yang mau melintas ke daerah ini, di daerah Dago, Cikapayang, dan Sulanjana beralih lah ke mana jalannya dulu biar tidak terjadi penumpukan di persimpangan tersebut," tuturnya.
Sumber: idntimes
Artikel Terkait
Setelah Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Eko Patrio Minta Maaf Soal Aksi Jogetnya
Ormas Islam Ajak Masyarakat Lebih Tenang Usai Bertemu Prabowo di Hambalang
Batas Moral Antara Aksi Protes Damai dan Anarkisme
Pengguna X Rilis Barang-Barang yang Dijarah Massa di Rumah Ahmad Sahroni, Apa Saja?