Menurut Hasto, setiap pertanyaan yang diajukan dalam debat harus diukur dengan kebijakan yang memberikan manfaat bagi wong cilik.
"Debat ini bukanlah ngisi teka-teki silang, tapi menyampaikan komitmen kepada rakyat. Setiap pertanyaan diukurnya kebijakan, selalu berbicara manfaat bagi wong cilik," tegasnya.
Ketika ditanya tentang isu-isu lain yang berkembang, Hasto menegaskan bahwa fokus utama adalah pada ekonomi nasional dan perjuangan untuk kepentingan nasional.
Ia berharap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dapat lebih berkaitan dengan kebutuhan rakyat.
"Jadi kalau mohon maaf, usia belum cukup, memang seringnya itu masih bertanya dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak ada kaitannya dengan rakyat," tutup Hasto.
Gibran Dinilai Pongah di Debat Cawapres
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayojakarta.com
Artikel Terkait
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi
Kapolri Tantang Dicopot! DPR RI Tolak Wacana Penggabungan Polri ke Kemendagri
Kapolri Listyo Sigit: Lebih Baik Dicopot Daripada Polri di Bawah Kemendagri
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan