“Dalam momen kampanye, Prabowo menggoyangkan pinggul dan melambaikan tangannya. Video saat dirinya berjoget ini viral di Tiktok, yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘gemoy’ yang berarti lucu,” tulis media asing tersebut.
Baca Juga: Wow! Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Melintasi JTTS Selama Nataru Hanya dalam Dua Pekan
Metode kampanye seperti ini berhasil viral karena mendapat atensi para generasi muda yang banyak terpengaruh media sosial.
The Guardian menilai aksi Prabowo ini merupakan sebuah rebranding guna menutupi rekam jejak masa lalunya.
Diketahui, Prabowo dituduh terlibat dalam penculikan dan penyiksaan terhadap aktivis pro-demokrasi di akhir tahun 1990an serta pelanggaran HAM di Papua dan Timor Timur.
Baca Juga: Revolusi Tanpa Uang Tunai: Penggunaan QRIS Menguat Pesat di Tengah Kemudahan Aktivitas Harian
Dr. Alexander R. Arifianto, Senior Fellow, Indonesia Programme di S. Rajaratnam School of International Studies menyatakan bahwa rebranding ini digunakan oleh tim kampanye Prabowo untuk membangun image kakek lucu.
“Khususnya menargetkan generasi muda yang tidak memiliki pemahaman mengenai apa yang Prabowo lakukan di masa lalu,” katanya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?