Seperti diketahui pasukan pertahanan Israel (IDF) kembali membombardir Jalur Gaza.
Laporan terakhir korban jiwa terus berjatuhan sejak serangan 7 Oktober.
Jumlah korban warga sipil Palestina yang meninggal dunia kini telah mencapai lebih dari 14.000 korban.
Korban didominasi oleh anak dan perempuan yang sejatinya tengah berlindung di tempat-tempat pengungsian.
Genosida yang dilakukan Israel terus dilakukan, sementara pemerintah Palestina dan Hamas berusaha untuk mengedepankan gencatan senjata sepenuhnya.
Namun resolusi yang kerap digaung dalam rapat PBB, selalu diveto oleh Amerika Serikat.
AS punya wewenang itu dan dinilai buruk oleh dunia internasional.
AS dituding telah membantu Israel untuk membumihangunkan warga sipil Palestina di Gaza.
Sumber: disway.
Artikel Terkait
Kapolri Tantang Dicopot! DPR RI Tolak Wacana Penggabungan Polri ke Kemendagri
Kapolri Listyo Sigit: Lebih Baik Dicopot Daripada Polri di Bawah Kemendagri
Iran Siaga Tinggi Pasang Mural Ancaman untuk AS, Siap Perang Habis-habisan
Hogi Minaya Jadi Tersangka Usai Kejar Penjambret Istrinya: Kronologi & Proses Hukum Terkini