Dikutip dari BBC, berikut ringkasan perjanjian pembebasan sandera yang diumumkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid al-Ansari:
- Jeda pertempuran akan dimulai pada hari Jumat pukul 7 pagi waktu setempat, baik di utara maupun selatan Jalur Gaza
- 13 sandera akan dibebaskan sekitar jam 4 sore
- Semua yang akan dibebaskan adalah perempuan dan anak-anak
- Mereka akan diserahkan ke Palang Merah, namun tidak ada rincian yang diberikan mengenai rute mereka keluar dari Gaza
- Qatar mengatakan pihaknya memperkirakan tahanan Palestina akan dibebaskan "sebagai akibat dari pembebasan sandera", namun tidak menyebutkan jumlahnya
- Israel telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima daftar orang-orang yang akan dibebaskan terlebih dahulu, dan sedang menghubungi keluarga mereka
- Hamas telah mengkonfirmasi jeda empat hari akan dimulai pada pukul 7 pagi, dan mengatakan empat truk bahan bakar dan 200 truk bantuan akan diizinkan memasuki Gaza pada empat hari tersebut.
- Juru bicara kantor luar negeri Qatar Majed Al-Ansari mengatakan dia yakin rincian rencana tersebut “masuk akal dan kuat”.
Dia menambahkan: "Saya tidak tahu apakah saya harus mengatakan percaya diri, tapi kami sangat berharap, dan komitmen yang kami lihat dari kedua belah pihak membuat kami bersikap sangat positif".
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Risiko Fatal Nitrous Oxide
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak