Sebelumnya, pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai bakal capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo sedang saling menjajaki.
Bahkan, dia menyebut tak tertutup kemungkinan Anies atau Ganjar saling dukung jika kontestasi Pilpres 2024 berlanjut ke putaran kedua.
Apalagi, dia melihat hal itu bagian dari strategi ke depan.
Sebagaimana diketahui Anies dan Ganjar telah saling mengenal baik dan berteman sejak masa kuliah. Keduanya berasal dari universitas yang sama dan terlihat akrab dan kompak di berbagai kesempatan berbeda.
"Itu masuk akal itu menjadi bagian dari strategi. Kemudian, nanti mereka ini, Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies-Muhaimin (bergabung, red) menjadi satu poros," kata Emrus saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.
Emrus pun mengulas soal kesamaan pandangan antara Ganjar dan Anies sudah disampaikan saat mereka ikut makan siang bersama Presiden Jokowi di Istana Negara.
Anies menyampaikan aspirasi dari masyarakat, agar Presiden bersikap netral di Pilpres 2024. Sementara itu, Ganjar mengatakan bahwa dalam makan siang tersebut para Capres berbincang hangat dengan Presiden. Terutama terkait dengan bagaimana menciptakan Pemilu yang damai, jujur, dan adil.
Sumber: wartaekonomi
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah