" Ini campurannya ada amphetamin, sabu juga ada serta yang lain. Ini semua dicampur dan dikolaborasikan dengan keripik pisang.
Jika mengkonsumsikan keripik pisang yang mengandung amphetamin dan sabu ini akan hilang kesadaran dan halusinasi," terang Wakapolda DIY Brigjen Slamet Santoso usai konferensi pers pengungkapan kasus narkoba Happy Water dan keripik pisang narkotik di Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta, Jumat (3/11/2023).
Brigjen Slamet Santoso menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus narkoba keripik pisang ini berkat operasi di dunia maya dan dunia nyata. " Di dunia maya polisi lakukan patroli siber yang ditindaklanjuti dengan operasi di dunia nyata.
Khusus pengungkapan di Bantul ini mendapatkan bantuan dari warga yang membantu polisi mengungkap kasus ini," ujar Wakapolda.
Satu orang pelaku yang ditangkap di Baturetno Banguntapan Bantul adalahw arga bekasi yang baru satu bulan kontrak di tempat tersebut. Sedangkan 7 pelaku lainnya ditangkap di Cimanggis Depok Jawa barat dan Magelang.
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?