"Ganjar (yang diusung Koalisi PDIP) sudah deklarasi bersama cawapresnya dan telah mendaftar di KPU. Anies (yang diusung Koalisi Perubahan) sudah deklarasi bersama cawapresnya dan telah mendaftar di KPU," ujar Andi melalui akun media sosial X, Sabtu (21/10).
Hal berbeda yang justru terjadi dan dialami Prabowo beserta partai-partai anggota KIM. Andi Arief juga mengungkapkan keheranannya soal itu.
Sebab, dia mendapati ada pengganjal di dalam internal KIM yang menurutnya menjadi penghambat deklarasi sekaligus pendaftaran Prabowo ke KPU.
Namun, Andi Arief enggan mengungkap siap pihak yang dia maksud sebagai faktor penghambat.
"Mengapa Prabowo masih belum? Karena ada yang sangat memaksakan kehendaknya sementara Prabowo punya pikiran lain," demikian Andi Arief mengungkapkan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?