“Kerja di Indonesia harus bisa bahasa China ? Aturannya orang asing yg kerja di Indonesia yg harus bisa bahasa Indonesia,” ujarnya.
Netizen yang mengomentari cuitan Said Didu ikut bingung. “Betul, kalau untuk penempatan kerja di China wajib bisa bahasa China itu make sense. Tapi ini untuk kereta cepat Jakarta Bandung harusnya wajib bisa bahasa Sunda,” kata @330jutaberry.
Pengguna Twitter lain menimpali. “Hasil hutang,mahal pula,” kata @syafi_tawakarun.
“Betul sekali Pak.masa kita bekerja di negara sendiri harus pakai bahasa China,” ujar @ChasanAsari16.
“Bahaya kalo ceritanya begini mah jadi yang mengatur semua ini cina bukan Indonesia lagi kalo ini sampai terjadi berarti tidak beda jauh dong nantinya dengan ikn ini tidak bisa dibiarkan,” komentar @AdiJaya45860062·
Sumber: herald
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?