GELORA.ME - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghapus unggahan video ajakan memilih bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo yang sebelumnya tampak di akun Twitter (X) resmi partai berlambang banteng moncong putih ini. Dari sekian unggahan video yang sebelumnya ditampilkan di @PDI_Perjuangan, kini sudah tidak terlihat lagi.
Pantauan Inilah.com, unggahan tersebut sudah tidak ada sejak Selasa pagi (29/8/2023). Meski begitu, PDIP mengunggah cuitan di akun twitternya dengan menyertakan video saat jumpa pers bersama wartawan.
Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini mencoba memberikan klarifikasi ihwal video mengajak publik memilih Ganjar tersebut. Klarifikasi ini dilakukan dengan mengunggah pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
“Hasto Kristiyanto Nilai Video Kepala Daerah kader PDI Perjuangan ajak pilih Ganjar Pranowo bukan bentuk kampanye,” demikian cuitan yang terpampang di beranda akun twitter @PDI_Perjuangan.
Unggahan berikutnya masih lanjutan pernyataan Hasto Kristiyanto yang mengeklaim video berisi ajakan memilih Ganjar bukan kampanye, tapi sekadar komunikasi politik.
“Hasto Kristiyanto: Komunikasi Politik dengan Rakyat adalah Tugas Dari Partai Politik.”
Cuitan tersebut sontak menimbulkan komentar bernada sindiran dari warganet.
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?