"Enggak usah (melihat perkembangan Kota Solo). Kok saya minta-minta, enggak boleh perintah-perintah senior," ujarnya.
Gibran tetap menganggap komentar Panda sebagai masukan. Terutama ketika dirinya merupakan seorang wali kota.
"Pokoknya terima kasih untuk masukannya semuanya terutama untuk para senior partai," tutur Gibran.
Ayah Jan Ethes itu pun mengaku tidak tersinggung dengan perkataan Panda.
Ia melanjutkan bahwa dirinya akan tetap belajar menjadi seorang pemimpin yang tepat.
"Ndak (tersinggung). Saya memang perlu banyak belajar, terima kasih," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Relawan Joko Widodo Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina mengatakan bahwa pernyataan Panda telah merendahkan.
"Pernyataan Panda Nababan sangat tidak pantas dan sangat berpotensi merendahkan anak-anak muda yang memiliki prestasi dan sedang bekerja keras, di mana saat ini juga ikut andil memajukan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia," tukasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Alasan Ahok Mundur dari Pertamina: Beda Pandangan Politik dengan Jokowi Terungkap di Sidang
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya