"Kami dibiarkan kesulitan di sini," kata seorang WNI penutur dalam video yang beredar luas di media sosial menampilkan tujuh WNi di sebuah kamar, meminta pertolongan dari KBR Vientiane.
Judha, dalam pesan singkat Senin, mengatakan, dari total 45 WNI yang dilaporkan mengalami masalah di Laos, 37 WNI setelah berhasil keluar dari Laos melalui Chiang Rai, Thailand dan telah kembali ke tanah air. "Kepulangan ke tanah air dapat segera dilakukan karena visa mereka masih berlaku."
"KBRI Vientiane telah berkoordinasi dengan Kepolisian Bokeo untuk mengambil paspor yang ditahan pihak perusahaan dan melakukan penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku di Laos," kata Judha.
Hingga saat ini, setidaknya terdapat 29 kasus WNI yang tengah ditangani oleh kepolisian setempat.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?