"Diamnya itu yang menyebabkan Pak Moeldoko melakukan aksi pencopetan yang ujungnya mengambil paksa tiket pencapresan Anies," ujar eks Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu.
Denny juga mengajak seluruh masyarakat mengawal peninjauan kembali (PK) Moeldoko. Sebab, putusan PK belum keluar lantaran masih berproses di ruang tertutup.
"Itu betul-betul tidak bisa diprediksi kapan putusan PK keluar dan keluarnya seperti apa. Kecuali kita cawe-cawe di dalamnya," tutur dia.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news GELORA.ME
Sumber: medcom.id
Artikel Terkait
Eskalasi Iran-AS 2024: Jenderal AS Tiba di Israel, Iran Siap Serang Duluan
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons