Baca juga: Tilang Manual Segera Diberlakukan di Kab Bandung, Kendaraan Lawan Arus & Knalpot Brong Jadi Sorotan
Saat disinggung jadi tak semua yang polisi lalu lintas lulus dan mendapat setifikat, Kusworo membenarkan hal itu.
Dia mengatakan, sebab undang-undang saja adakalanya direvisi, ketika petugas malas untuk belajar bisa jadi ia tak berkembang.
Maka, kata Kusworo, petugas yang selalu ingin belajar, ingin tahu, update perkembangan jaman, perubahan perundangan, dan yang penting kejiwaannya, integritas dan jujur, yang layak untuk melakukan penilangan.�
Kini belum banyak petugas yang memiliki setifikat, sebab di setiap Polres yang dipanggil untuk mengikuti ujian tersebut, hanya satu atau dua orang dalam satu kali penyelenggaraan.
"Sementara untuk Polresta Bandung baru 4 petugas yang bersertifikasi penilangan karena tidak setiap anggota kami dipanggil ke Korlantas Mabes Polri untuk melakukan ujian sertifikasi," katanya.
Kusworo mengatakan, selain itu yang mengikuti ujian tidak sertamerta dapat sertifikasi.�
"Jadi yang betul-betul mampu, punya hati yang baik, mindset yang baik, berintergritas, jujur, yang lulus ujian," ucapnya.(Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin)
Sumber: jabar.tribunnews.com
Artikel Terkait
Kisah Sudrajat: Rumah Ambrol di Bogor, Anak Putus Sekolah & Bantuan yang Mengalir
Kisah Pilu Sudrajat di Bogor: Rumah Lapuk Jebol & 3 Anak Putus Sekolah
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM dan Hukum Internasional
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Kepemimpinan di Dewan HAM PBB?