"Oleh Bapak Presiden semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat, sangat bagus," paparnya.
Pembahasan Khusus dengan Abraham Samad
Mengenai pertemuan dengan Abraham Samad, Prasetyo menyatakan bahwa pembicaraan tidak berkisar pada pengembalian UU KPK. Presiden lebih ingin mendapatkan penjelasan dan pengalaman Samad dalam hal pemberantasan korupsi.
"Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi, korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," tandas Prasetyo.
Pertemuan Akan Berlanjut
Pertemuan serupa disebutkan akan terus dilanjutkan dengan berbagai tokoh nasional lainnya sebagai bentuk konsultasi dan diskusi untuk kemajuan program pemerintah.
Diketahui, pertemuan yang berlangsung hampir 5 jam tersebut bahkan membuat peserta "sampai lupa makan malam," seperti diungkapkan Abraham Samad dalam sebuah wawancara televisi. Kabar ini awalnya diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Artikel Terkait
Tantangan APH Periksa Jokowi: Kasus Korupsi Minyak Pertamina & Kuota Haji 2024
Kejagung Geledah Rumah Siti Nurbaya, Dugaan Korupsi Sawit Rp 450 Triliun Terungkap
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029