Kuasa Hukum Eggi Sudjana Buka Suara: Roy Suryo Cs Awalnya Saksi Ahli Permintaan Eggi
Kuasa hukum Eggi Sudjana, Elida Netti, mengungkap fakta penting di balik polemik kasus dugaan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kasus ini memicu konflik terbuka antara tim Eggi Sudjana dengan Roy Suryo, Dokter Tifa, Rismon Sianipar, serta kuasa hukum mereka, Ahmad Khoizinuddin.
Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Adalah Saksi Ahli yang Diundang Eggi
Elida Netti menegaskan, sejak awal Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon Sianipar bukan pihak yang berdiri sendiri. Mereka adalah saksi ahli yang diminta langsung oleh Eggi Sudjana untuk proses hukum di Bareskrim Polri. Tujuannya adalah membela Bambang Tri dan Gus Nur yang saat itu diproses hukum terkait isu ijazah.
"Awalnya mereka diundang Bang Eggi sebagai ahli. Tujuannya murni hukum, mempertanyakan kenapa Bambang Tri dan Gus Nur ditahan sementara ijazah yang dipersoalkan tidak pernah ditunjukkan," kata Elida dalam wawancara di YouTube Cumicumi, Jumat (2/1/2026).
Perubahan Agenda: Dari Jalur Hukum ke Perang Opini Publik
Menurut Elida, Eggi Sudjana telah berkutat dengan isu ijazah sejak 2019. Saat kasus Bambang Tri dan Gus Nur bergulir, Eggi meminta ketiganya hadir sebagai ahli dalam gelar perkara di Bareskrim. Namun, situasi berubah setelah gelar perkara usai.
Elida menyebut, Roy Suryo, Dokter Tifa, dan Rismon kemudian membentuk tim dan agenda sendiri. Fokus mereka bergeser dari jalur hukum ke perdebatan publik, yang akhirnya memicu konflik dengan Eggi Sudjana. "Sejak saat itu mereka berjalan sendiri. Fokusnya bukan lagi pembelaan hukum, tapi narasi publik soal ijazah Jokowi," tegas Elida.
Eggi Sudjana Dituding "Cuci Tangan"? Ini Klarifikasi Elida
Elida membantah keras anggapan bahwa Eggi Sudjana mencoba menghindari tanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa Eggi justru menjaga jarak karena tidak ingin agenda hukumnya dibajak kepentingan lain. "Bang Eggi itu bertanggung jawab. Urusan hukumnya selesai, klien kami taat proses," ujarnya.
Ia juga mengungkap insiden pengusiran saat pertemuan di kantor mantan pimpinan KPK Abraham Samad. Saat itu, Elida dan Muslim Arbi yang mewakili Eggi yang sedang sakit, justru diminta keluar oleh Ahmad Khoizinuddin. "Padahal inisiasi awal semuanya dari Bang Eggi. Tapi justru Bang Eggi dan timnya disingkirkan," kata Elida.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Pandji Pragiwaksono: Benarkah Pemilih Jabar Hanya Pilih Artis?
Venezela Tegaskan Nicolas Maduro Presiden Sah, Buka Dialog Syarat Hormati Kedaulatan
Venezuela Tolak Klaim AS: Nicolas Maduro Tetap Presiden Sah, Ini Pernyataan Lengkapnya
Kasus Ijazah Jokowi: Analisis Polemik, Proses Hukum, dan Pertanyaan Transparansi