Dengan nada keras, Roy menyebut sikap Eggi dan Damai tidak mencerminkan semangat perjuangan. "Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang," tegasnya.
Bantah Isu Pecah Kongsi dan Desak Kejujuran Eggi
Roy Suryo membantah adanya perpecahan di antara pihak-pihak terkait. Ia menegaskan sejak awal tidak pernah satu tim kuasa hukum dengan Eggi Sudjana.
Roy kemudian mendesak Eggi Sudjana untuk bersikap jujur kepada publik, terutama mengenai detail pertemuan di Solo. Ia menuntut Eggi mengungkap siapa saja pihak lain yang hadir.
"Yang ketiga dan paling penting, Eggi harus jujur menyebutkan siapa orang lain yang ada di dalam pertemuan itu," tegas Roy.
Klaim Ada Polisi Aktif yang Hadir
Menurut Roy, berdasarkan informasi tingkat tinggi (A1) dari Eggi Sudjana, terdapat dua polisi aktif yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut. Padahal, kedua polisi itu disebut sedang menangani perkara yang berjalan.
"Itu tidak boleh. Pak Prabowo harus tertibkan anggota ini, atau Kapolri harus tertibkan. Tidak boleh ada polisi aktif yang sedang menangani perkara ikut serta. Apa tujuannya?" pungkas Roy.
Janji Eggi Sudjana Buka Suara
Roy Suryo menyampaikan bahwa Eggi Sudjana berjanji akan membuka seluruh cerita terkait pertemuan tersebut pada pekan depan. "Minggu depan, hari Jumat, dia berjanji akan menceritakan semuanya," ungkap Roy.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Yaqut & Gus Alex Tersangka Korupsi Haji: Kronologi, Kerugian Negara, dan Tuntutan Bongkar Sindikat
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketum PDIP Resmikan Kantor di HUT ke-53 Partai
Pertemuan Jokowi dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di Solo Dikonfirmasi Sekjen ReJo
Megawati Tiba di Rakernas PDIP 2026 Didampingi Prananda Prabowo: Tema Satyam Eva Jayate