Ubedilah juga menyoroti lamanya pengerjaan proyek kereta cepat pertama di Indonesia tersebut. Proyek yang dimulai pada 2016 tersebut baru dapat diselesaikan dan diresmikan pada tahun 2023.
"Di era modern, negara membangun sesuatu yang mercusuar tapi dengan cara tradisional," ujarnya mengkritik.
Potensi Masalah Anggaran dan Korupsi
Lebih lanjut, Ubedilah menyoroti kebijakan proyek yang dinilai tidak konsisten dan anggaran yang berubah-ubah hingga mengalami pembengkakan. Menurut analisis politiknya, kondisi seperti ini berpotensi menimbulkan praktik korupsi.
"Sangat wajar kalau proyek ini dibongkar," pungkas Ubedilah Badrun.
Artikel Terkait
Roy Suryo Lapor Balik Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis ke Polisi: Kronologi Lengkap
Rocky Gerung Sebut Jokowi Tak Bisa Hidup Tenang: Analisis Kasus Hukum & Ijazah
Eggi Sudjana Sebut Roy Suryo Belagu Soal Kasus Ijazah Jokowi: Kronologi & Daftar Tersangka
Fakta Tanggal Kelulusan Jokowi di UGM: Analisis 2 Pernyataan Kontroversial Rektor