GELORA.ME -Sepuluh tahun kekuasaan Joko Widodo alias Jokowi telah membawa Indonesia ke persimpangan tajam, janji reformasi berubah jadi kekuasaan yang represif jauh dari harapan demokrasi.
Alih-alih menghadirkan pemerintahan yang berpihak pada rakyat, rezim ini justru diwarnai dengan dosa yang mencerminkan kemunduran dalam hak asasi manusia, lingkungan, kebebasan sipil, hingga kesejahteraan rakyat.
Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais berharap Jokowi segera mengakui semua dosa-dosanya selama 10 tahun berkuasa. Termasuk soal dugaan ijazah palsu Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Akuilah kesalahan dan dosa Anda pada bangsa Indonesia selama 10 tahun, sekali lagi pintu tobat Allah masih terbuka," kata kata Amien Rais dalam sebuah video singkat yang dikutip Senin 23 Juni 2025.
Menurut Amien Rais, bercak-bercak kotor yang menghuni wajah Jokowi bisa saja berlangsung lama.
Artikel Terkait
Pilkada Campuran: Kelebihan, Kekurangan, dan Ancaman Oligarki Menurut Prof. Didik J. Rachbini
KUHP Baru 2026: Ancaman Hukuman Penjara 3 Tahun untuk Penghinaan Presiden di Medsos
Menteri Keuangan Purbaya Tak Bisa Tidur Pantau APBN 2025, Defisit Diprediksi Melebar
Iwakum Kecam Teror pada Pegiat Medsos & Aktivis: Upaya Pembungkaman Kritik di Indonesia