"Saya kira itu karakter Pak Mahfud yang kritis meski di dalam pemerintahan. Kejadian ini tidak hanya kali ini saja. Sejak lama, meski jadi menko (tetap) kritis terhadap situasi jika memang dianggap tidak benar," kata Arif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/11).
Menurutnya, lontaran pernyataan Mahfud MD didasari dua konteks. Pertama, dalam pandangannya kondisi saat ini memang sedang tidak baik-baik saja terkait kondisi bangsa Indonesia.
"Kedua, posisi Pak Mahfud hari ini merupakan cawapres yang berbeda dengan dukungan Presiden (Joko Widodo)," demikian Arif
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden: Alasan, Dampak, dan Analisis Lengkap
SP3 Eggi Sudjana Bermasalah Hukum: Pengamat Soroti Pelanggaran KUHAP & Restorative Justice