Warganet pun langsung mengomentari video tersebut. Pro dan kontra di antara warganet pun terjadi.
"Seperti ketergantungan sama China," tulis akun @PresidenKopi.
"Kalo tonton full pasti paham, GP sedang menjelaskan bahwa kita bisa menggantikan TKA China dengan perbaikan kualitas pendidikan dan melatih TKI dgn skill tinggi. Kuliah kebangsaan 2 jam lebih jangan diartikan sakarepe dewe dr potongan video pendek bro. Hati2 hoax," ucap akun @gus_dibyo.
Tak ketinggalan, politisi PDIP Deddy Sitorus juga ikut berkomentar. "itu pertanyaan tantangan kalau untuk milenial dan Gen Z. Untuk otak sepuh kayak situ, memang jatuhnya hinaan," ujar Deddy dalam akun @deddysitorus.
"Bener juga dia gadateng di undangan BEM UI....bisa dirujak abis !!!", tegas akun @sukmoyudo.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Ijazah Jokowi di PN Solo: Saksi KKN Dinilai Tak Sinkron dan Tak Paham Desa
KPK Telusuri Sumber Dana Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil ke Luar Negeri
Retno Marsudi Dipanggil Prabowo, Warganet Rindu Menlu Berintegritas: Ini Tujuan Pertemuannya
Roy Suryo Ungkap 2 Bukti Kuat Dugaan Pemalsuan Skripsi Jokowi di Polda