GELORA.ME -Sepak terjang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang baru saja dideklarasikan oleh kubu Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan terus menjadi sorotan publik.
Disebutkan oleh Anies saat deklarasi pasangan calon di Hotel Majapahit, Surabaya, Sabtu (2/9) bahwa Cak Imin merupakan seorang organisatoris ulung yang kaya akan pengalaman.
Keponakan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu berhasil menduduki Ketua Umum PKB melalui Muktamar Semarang tahun 2005. Sedangkan Gus Dur menjabat sebagai Ketua Dewan Syura PKB kala itu. Namun, pada 2008 Cak Imin pernah dipecat oleh Gus Dur lantaran dianggap manuver dengan pihak Istana yang saat itu berada di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dengan kelincahan dan akrobat politiknya, melalui Muktamar Luar Biasa di Hotel Mercure Ancol, Cak Imin berhasil mendepak Yenny Wahid, putri Gus Dur, dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKB. Putusan pengadilan pun akhirnya memenangkan Cak Imin sehingga kedudukannya kian kuat menggeser sang paman yang juga sebagai sesepuh NU.
Rekam jejak Cak Imin tersebut, di mata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie secara satire merupakan suatu kehebatan seorang politisi ulung yang bisa membuat gentar lawan-lawan politiknya.
Artikel Terkait
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Defisit Melebar Hampir Sentuh Batas UU 3%
PDIP Larang Kader Korupsi: Surat Edaran Tegas Megawati & Hasil Rakernas 2026
PDIP Santai Tanggapi Ambisi Kaesang Kuasai Jateng 2029, Ini Kata Hasto
KPK Tetapkan Yaqut & Gus Alex Tersangka Korupsi Haji: Kronologi, Kerugian Negara, dan Tuntutan Bongkar Sindikat