“Jadi harus dibedakan antara keinginan untuk berubah dan ketakutan untuk mengalami perubahan yang drastis itu,” ucap Rocky Gerung.
Ketika ada perubahan di tubuh negara, maka pastinya nantinya jajaran pengurus negara juga akan berubah. Jika tidak ingin ada perubahan, Rocky Gerung “mengusulkan” untuk kabinet saat ini tetap dibawa ketika presiden baru terpilih.
Cawe-cawe politik yang dilakukan Jokowi saat ini membuat masyarakat berpikir kalau ada agenda terselubung darinya. Banyak yang menganggap kalau Jokowi ingin melanjutkan semua programnya. Padahal, tidak semua kinerja Jokowi itu bisa dianggap baik.
“Jangan sampai ada pikiran buat Jokowi memang masih ingin untuk memegang kendali pada siapapun yang terpilih. Itu buruknya di situ itu. Artinya kedaulatan rakyat tidak dihormati,” terang Rocky Gerung.
Di sini, Rocky Gerung berpendapat bahwa rakyat bebas memilih untuk menentukan apa yang mereka mau dan mereka suka. Perubahan ini diharapkan bisa membawa angin segar di tengah keadaan yang sedang “sumpek” ini.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
KPK Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, Yaqut-Gus Alex Tersangka
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Keadilan Restoratif Terjungkirbalik, Kata Aktivis
Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden: Alasan, Dampak, dan Analisis Lengkap
SP3 Eggi Sudjana Bermasalah Hukum: Pengamat Soroti Pelanggaran KUHAP & Restorative Justice