Sementara itu, segmen perdagangan dan distribusi tetap menjadi tulang punggung dengan menyumbang laba bruto sebesar Rp2,06 triliun, menunjukkan ketahanan di tengah volatilitas harga komoditas global.
Rincian Kinerja Keuangan AKRA Kuartal III-2025
- Laba Bersih: Rp1,65 Triliun
- Pendapatan: Rp32,39 Triliun
- EBITDA: Rp2,47 Triliun
- Laba Bruto: Rp2,76 Triliun
- Pendapatan Utilitas: Rp526 Miliar (Naik 199% yoy)
- ROE (Return on Equity): 20%
- Total Aset: Rp33,72 Triliun
- Ekuitas: Rp14,56 Triliun
Prospek dan Strategi Ke Depan
Ke depan, AKR Corporindo akan fokus pada optimalisasi segmen perdagangan dan distribusi dengan prioritas ekspansi ke Indonesia Timur serta penguatan jaringan B2C (Business-to-Consumer).
Perusahaan juga optimis dengan prospek penjualan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE seiring membaiknya iklim investasi, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan pendapatan utilitas berulang mereka di masa depan.
Artikel Terkait
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak, dan Prospek ke Depan
IHSG Rawan Koreksi 5 November 2025: Analisis Teknis & Rekomendasi Saham PTBA, MYOR, HEAL
IHSG Melemah 0,51% ke 8.200, RISE dan IPAC Jadi Top Losers Terbesar
CBRE (Cakra Buana Resources Energi) Raih Pinjaman Rp803 Miliar dari BRI untuk Kapal Hai Long 106: Strategi dan Dampaknya