Peran Mantan Perdana Menteri Norwegia
Epstein berulang kali membahas keinginannya bertemu Putin dengan Thorbjorn Jagland, mantan PM Norwegia yang saat itu menjabat Sekjen Dewan Eropa.
Dalam email Mei 2013, Jagland menegaskan Epstein harus mempresentasikan sendiri gagasannya kepada Putin. "Tugas saya adalah mendapatkan pertemuan dengannya," tulis Jagland, siap memperkenalkan Epstein sebagai investor yang bisa membantu diversifikasi ekonomi Rusia.
Tawaran "Informasi tentang Trump" untuk Rusia
Pada 2018, upaya Epstein semakin intens. Ia mengirim email kepada Jagland yang menyatakan, "Menurut saya, Anda bisa menyampaikan kepada Putin bahwa Lavrov dapat memperoleh 'informasi' jika berbicara dengan saya."
Epstein mengaitkan hal ini dengan pemahamannya tentang Donald Trump. Ia bahkan menyebut mantan Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin, yang telah meninggal, sebagai contoh. "Dia memahami Trump setelah percakapan kami," klaim Epstein.
Email dengan "The Duke" dan Perempuan Rusia
Dokumen lain memuat percakapan email tahun 2010 antara Epstein dan alamat bernama "The Duke" — diduga merujuk pada Pangeran Andrew.
Epstein mengatur makan malam antara "The Duke" dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun yang digambarkannya sebagai "pintar, cantik, dapat dipercaya." "The Duke" menyetujui pertemuan tersebut.
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Minyak, dan Status Buronan Interpol 2026
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Fakta Bukan EV, dan Spesifikasi
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein Ungkap Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA