AS Kerahkan Pesawat Militer dari Jerman ke Timur Tengah, Persiapan Serangan ke Iran?
Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) yang berasal dari Jerman telah dikerahkan ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. Pergerakan militer ini, yang terjadi dalam dua hari terakhir, menuju Kuwait dan Qatar, mengindikasikan peningkatan kesiapan tempur AS di wilayah tersebut.
Pergerakan Pesawat AS Dilacak Flightradar24
Data dari situs pelacakan penerbangan Flightradar24 mengungkap detail pergerakan pesawat militer AS:
- Minggu, 25 Januari 2026: Sebuah pesawat tanker Boeing KC-135R Stratotanker mendarat di Qatar sekitar pukul 18.23 GMT. Pesawat ini diduga berangkat dari Pangkalan Udara Ramstein di Jerman.
- Sabtu, 24 Januari 2026: Sebuah pesawat angkut Boeing C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait pukul 20.40 GMT, terbang dari Trier, Jerman. Pesawat C-17A kedua yang berangkat dari Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, juga terakhir terlihat di radar di selatan Kuwait.
- Pergerakan tambahan termasuk pesawat Lockheed Martin C-130J Hercules dari Bahrain ke Kuwait dan kedatangan pesawat tanker KC-135R lainnya di Qatar dini hari.
Penguatan Militer AS di Timur Tengah
Laporan dari The Wall Street Journal memperkuat informasi ini dengan menyebutkan bahwa militer AS tidak hanya mengerahkan pesawat angkut dan tanker, tetapi juga:
- Jet tempur F-15E Strike Eagle.
- Kapal induk USS Abraham Lincoln.
- Sistem pertahanan udara tambahan seperti Patriot dan THAAD.
Artikel Terkait
Yordania & UEA Siap Bantu AS Serang Iran? Laporan Intelijen Terbaru
Kontroversi Ijazah Jokowi: Fakta Hukum, Analisis Politik, dan Dampaknya
Kapal Induk Luar Angkasa China: Fakta, Fiksi, dan Ambisi Geser AS
Whip Pink: Bahaya Narkoba Baru yang Merusak Jantung dan Paru-Paru