Mengenali gejala GERD sejak dini sangat penting untuk penanganan yang tepat. Gejala yang paling umum adalah:
- Heartburn: Sensasi terbakar atau panas di dada, seringkali setelah makan dan memburuk saat malam atau berbaring.
- Regurgitasi: Rasa asam atau pahit di mulut dan tenggorokan akibat naiknya cairan lambung.
- Nyeri di ulu hati atau dada.
- Sulit menelan (disfagia).
- Sensasi seperti ada benjolan di tenggorokan (globus sensation).
Pada kasus tertentu, GERD juga dapat memicu gejala di luar saluran cerna, seperti:
- Batuk kronis yang tidak kunjung sembuh.
- Suara serak atau radang pita suara (laringitis).
- Memburuknya gejala asma.
Komplikasi GERD yang Berbahaya
Jika dibiarkan tanpa penanganan dalam jangka panjang, GERD dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti:
- Esofagitis: Peradangan dan luka pada dinding kerongkongan.
- Striktur Esofagus: Penyempitan kerongkongan akibat jaringan parut dari luka berulang.
- Esofagus Barrett: Perubahan pada sel-sel lapisan esofagus yang dapat meningkatkan risiko kanker esofagus.
Pentingnya Penanganan dan Pencegahan
Kasus Lula Lahfah mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran terhadap kesehatan pencernaan. Meski penyebab langsung kematiannya masih dalam penyelidikan dan kemungkinan melibatkan beberapa kondisi medis, riwayat GERD yang ia miliki menjadi pelajaran berharga.
Penanganan GERD meliputi perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, dan terapi obat-obatan dari dokter. Konsultasi rutin dengan tenaga medis sangat dianjurkan untuk mencegah penyakit berkembang menjadi komplikasi yang lebih berbahaya.
Artikel Terkait
Kronologi Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah di Apartemen Kebayoran Baru: Penyebab Masih Diselidiki
Awkarin Minta Netizen Hentikan Sebar Foto Jenazah Lula Lahfah, Ini Penyebab Meninggalnya
Lula Lahfah Meninggal Dunia: Jenazah Dipindahkan dari RS Fatmawati, Didampingi Reza Arap
Bupati Pati Sudewo Diduga Raup Rp50 Miliar dari Pemerasan Calon Perangkat Desa, Ini Modusnya