Mengenal GERD, Penyakit yang Pernah Dialami Lula Lahfah: Gejala dan Bahayanya
Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, mengejutkan banyak pihak. Ia ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada usia 26 tahun.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematiannya. Pemeriksaan awal menyebutkan penyebab kematian adalah henti jantung dan henti napas.
Sebelum meninggal, Lula Lahfah sempat mengungkap sejumlah masalah kesehatannya di media sosial, di antaranya infeksi saluran kemih (ISK), radang usus, batu ginjal, dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Meski GERD jarang menyebabkan kematian langsung, para ahli menekankan bahwa penyakit ini perlu ditangani serius. Jika tidak dikelola dengan baik, terutama jika ada komplikasi atau infeksi lain, kondisi tubuh dapat memburuk secara signifikan.
Apa Itu GERD? Penyebab dan Faktor Risiko
GERD adalah kondisi kronis di mana asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus). Hal ini terjadi karena otot cincin (sfingter) di bagian bawah kerongkongan tidak menutup dengan sempurna. Naiknya asam lambung ini mengiritasi dinding esofagus dan menyebabkan peradangan.
Beberapa faktor risiko yang dapat memicu atau memperparah GERD antara lain:
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
- Hernia hiatus.
- Kehamilan.
- Kebiasaan merokok.
- Pola makan tidak teratur, seperti makan terlalu besar atau terlalu larut malam.
- Konsumsi makanan berlemak, digoreng, cokelat, kopi, dan alkohol.
- Penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin.
Artikel Terkait
Kronologi Meninggalnya Selebgram Lula Lahfah di Apartemen Kebayoran Baru: Penyebab Masih Diselidiki
Awkarin Minta Netizen Hentikan Sebar Foto Jenazah Lula Lahfah, Ini Penyebab Meninggalnya
Lula Lahfah Meninggal Dunia: Jenazah Dipindahkan dari RS Fatmawati, Didampingi Reza Arap
Bupati Pati Sudewo Diduga Raup Rp50 Miliar dari Pemerasan Calon Perangkat Desa, Ini Modusnya