Rencana Rahasia Kanada Hadapi Invasi AS: Strategi Gerilya & 400.000 Relawan

- Kamis, 22 Januari 2026 | 13:50 WIB
Rencana Rahasia Kanada Hadapi Invasi AS: Strategi Gerilya & 400.000 Relawan

Merespons kebutuhan strategi baru ini, Kepala Staf Pertahanan Kanada, Jenderal Jennie Carignan, mengumumkan rencana pembentukan pasukan relawan cadangan besar-besaran. Targetnya adalah merekrut hingga 400.000 personel untuk memperkuat kemampuan pertahanan teritorial negara.

Dukungan Sekutu NATO dalam Skenario Invasi

Pejabat Kanada percaya bahwa invasi ke wilayah mereka akan memicu respons global. Sebagai anggota NATO, Kanada diperkirakan akan mendapat bantuan militer dari sekutu kuat seperti Prancis dan Inggris, yang juga memiliki senjata nuklir.

"Jika Anda menyerang Kanada, Anda akan menghadapi seluruh dunia. Anda akan melihat kapal Jerman dan pesawat Inggris di sini untuk memperkuat kedaulatan kami," ujar Mayjen David Fraser, mantan komandan pasukan Kanada di Afghanistan, menegaskan posisi strategis Kanada di mata dunia.

Kesiapan untuk Skenario Terburuk Meski Probabilitas Rendah

Pemerintah Kanada menegaskan bahwa meskipun kemungkinan invasi dari AS dinilai sangat rendah, kesiapan untuk skenario terburuk tetap merupakan bagian dari kewajiban pertahanan nasional yang prudent. Rencana ini menunjukkan komitmen Ottawa untuk melindungi kedaulatan negara melalui segala cara, termasuk strategi pertahanan tidak konvensional.

Halaman:

Komentar