Menlu Sugiono: Indonesia Masuk Mode Survival Hadapi Dunia yang Semakin Abu-Abu

- Kamis, 15 Januari 2026 | 00:50 WIB
Menlu Sugiono: Indonesia Masuk Mode Survival Hadapi Dunia yang Semakin Abu-Abu

Dalam kerangka tersebut, politik luar negeri Indonesia tetap berpijak pada prinsip bebas aktif. Namun, prinsip ini tidak bisa dijalankan secara kaku di tengah perubahan global yang begitu cepat.

Diplomasi Realistis dengan Kewaspadaan Tinggi

“Dalam situasi ini, negara yang tidak punya strategi akan terseret, dan negara yang tidak punya ketahanan akan menjadi objek," papar Sugiono.

Oleh karena itu, Indonesia tidak boleh berada di posisi pasif. Diplomasi Indonesia perlu diarahkan pada kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan realisme.

“Diplomasi kita harus dibangun atas kesiapsiagaan, kewaspadaan, dan realisme. Karena ancaman tidak lagi datang dalam bentuk tunggal, dan krisis tidak datang satu persatu," ucap Menlu Sugiono.

Ia menambahkan bahwa dinamika di luar negeri, cepat atau lambat, akan terasa dampaknya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Latar Belakang Geopolitik Global

Pernyataan Menlu Sugiono ini disampaikan dalam konteks perkembangan geopolitik global yang mencemaskan, termasuk operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS dan isyarat serangan AS ke Iran oleh Presiden Donald Trump, yang semakin memperkuat narasi tentang dunia yang tidak stabil dan penuh ketidakpastian.

Halaman:

Komentar