Belasan WNA China Serang Anggota TNI di Lokasi Tambang Emas Ketapang
GELORA.ME - Sebuah insiden penyerangan melibatkan belasan Warga Negara Asing (WNA) asal China terjadi di area operasional tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM), Desa Pemuatan Batu, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Lima anggota TNI dan sejumlah warga sipil menjadi korban dalam kejadian yang telah dilaporkan ke kepolisian tersebut.
Kronologi Penyerangan WNA di Ketapang
Insiden berlangsung pada Minggu, 14 Desember 2025, sekitar pukul 15.40 WIB. Kelompok WNA tersebut diduga menyerang dengan senjata tajam, airsoft gun, dan alat kejut listrik. Akibatnya, beberapa kendaraan perusahaan mengalami kerusakan berat.
Aparat yang melakukan olah TKP berhasil menemukan satu bilah parang lengkap dengan sarungnya. Informasi dari lapangan menyebutkan sekitar 15 WNA terlibat dengan membawa minimal empat bilah senjata tajam.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi