Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan tantangan membawa nama besar Yudhoyono dari ayahnya, Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam peluncuran buku The Mentor: 9 Purnama di Sisi SBY di Jakarta, AHY mengakui beban tersebut.
"Saya, adik saya, dan keluarga kecil kami tentu tidak selalu mudah untuk menyandang nama besar Yudhoyono," tutur AHY. Meski bersyukur nama tersebut membawa kemuliaan, ia kerap mendapat cibiran saat dianggap gagal menjaga kehormatan nama Yudhoyono.
AHY mengaku sering merasa getir dan ingin protes menghadapi tekanan tersebut. Namun, ia menyadari bahwa nama besar yang dibawanya merupakan jawaban atas doa SBY sebagai ayah. "Mungkin ini adalah jawaban Allah SWT atas doa yang telah dipanjatkan oleh kedua orang tua kami, khususnya ayah kami," ujarnya.
Ketua Umum Partai Demokrat itu akhirnya menerima takdirnya untuk meneruskan nama besar Yudhoyono. "Kami akhirnya tersenyum dan menerima itulah takdir kami," pungkas AHY menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002: Fakta, Lokasi, & Kaitannya
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Harus Konversi ke SHM
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus