Pengguna @elisa_jkt menyoroti bagaimana kasus ini telah menarik perhatian kelompok ekstrem kanan Jepang. Sementara @marukonahu dan @isuzucarpenter menilai Ainul tidak pantas menduduki posisi tersebut karena akhlaknya yang dinilai tidak mencerminkan seorang pemimpin.
Pemicu Kontroversi: Orasi Ancaman "Gorok Leher"
Kontroversi ini berawal dari rekaman orasi Ainul Yaqin yang mengenakan jaket Ansor dan peci hitam. Dalam orasinya, dia menyatakan bahwa Ansor dan Banser akan menjadi garda terdepan jika ada kiai dan ulama yang dihina.
Pernyataannya yang paling memicu kemarahan publik adalah, "Jangan sampai kader-kader Banser menggorok leher kalian, seperti Banser menggorok leher PKI. Halal darah kalian." Pernyataan ini dinilai sangat kontroversial, terlebih karena Ainul dikenal sebagai seorang hafizh (penghafal Al-Qur'an 30 juz).
Profil dan Jabatan Ainul Yaqin
Muhammad Ainul Yaqin tidak hanya menjabat sebagai Komisaris PT Transjakarta. Dia juga aktif sebagai Ketua GP Ansor DKI Jakarta dan merupakan Tenaga Ahli Menteri Agama RI. Latar belakangnya inilah yang membuat pernyataannya mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan.
Artikel Terkait
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Fakta Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Kronologi & Dokumen Rahasia Terungkap
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel