"Dokter di Penang menyatakan bahwa kondisi saya bukan stroke. Meski demikian, ditemukan adanya bercak pada pembuluh darah otak yang sudah menahun, diperburuk dengan gejala mual, muntah, dan gangguan keseimbangan yang saya alami," jelasnya.
Proses pemulihan Razman berlanjut di Medan dengan menjalani terapi dari mantan Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto di RS Royal Prima. Melalui terapi imunoterapi, kondisi kesehatannya berangsur membaik hingga bisa kembali beraktivitas normal.
Kisah perjalanan medis Razman Arif Nasution ini menjadi perhatian banyak pihak, sekaligus mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan mencari pendapat medis kedua ketika mendapatkan diagnosis serius.
Artikel Terkait
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Risiko Fatal Nitrous Oxide
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Roket Rusia & China di Venezuela