Meski telah ada pengembalian hampir Rp10 miliar, nilai kerugian keuangan negara dalam kasus ini diperkirakan jauh lebih besar, yaitu mencapai Rp1,98 triliun.
Anang menegaskan komitmen Kejagung untuk terus menelusuri aset para pihak yang terlibat. "Perlu diingat bahwa penelusuran aset tidak hanya berhenti pada saat penyidikan. Nanti pun dalam tahap penuntutan ataupun setelah perkara ini berjalan pun tetap bisa (dilakukan)," tegasnya. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan kerugian negara secara maksimal.
Daftar Lima Tersangka Kasus Korupsi Chromebook
Kejagung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Berikut adalah daftar lengkapnya:
- JT (Jurist Tan): Staf Khusus Mendikbudristek tahun 2020–2024.
- BAM (Ibrahim Arief): Mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek.
- SW (Sri Wahyuningsih): Direktur SD dan Kuasa Pengguna Anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Dasar tahun anggaran 2020–2021.
- MUL (Mulyatsyah): Direktur SMP dan Kuasa Pengguna Anggaran di lingkungan Direktorat Sekolah Menengah Pertama tahun anggaran 2020–2021.
- Nadiem Makarim: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sumber: Suara.com
Artikel Terkait
Aturan Baru BGN: Larangan Bawa Pulang Makanan MBG, Ini Tujuan & Dampaknya
Polisi dan TNI Minta Maaf, Hasil Lab Buktikan Es Gabus Aman dari Spons
Bahaya Gas Tertawa Whip Pink: BNN Peringatkan Risiko Kematian Pasca Kasus Lula Lahfah
Bahaya Nge-Whip: Henti Jantung Mendadak hingga Risiko Fatal Nitrous Oxide