Dugaan Mark-Up Fantastis pada Proyek Kereta Cepat Whoosh
Selain IKN, Mahfud juga menyoroti dugaan mark-up anggaran yang fantastis dalam proyek Kereta Cepat Whoosh. Ia mempertanyakan lonjakan biaya pembangunan per kilometer yang naik hingga tiga kali lipat dibandingkan proyek serupa di China.
Beban Bunga Utang yang Membebani Negara
Beban proyek ini semakin berat dengan adanya bunga utang yang harus ditanggung oleh negara. Mahfud memaparkan bahwa bunga utangnya saja mencapai Rp2 triliun per tahun, sementara pendapatan dari tiket maksimal hanya Rp1,5 triliun.
Penyelesaian Masalah untuk Perbaikan, Bukan Permusuhan
Meski mengkritik, Mahfud menegaskan bahwa penyelesaian masalah ini tidak bertujuan untuk menyalahkan pemerintahan sebelumnya, melainkan untuk memperbaiki prosedur dan mencegah kerugian negara yang lebih besar di masa depan.
Fakta Anggaran: APBN untuk IKN Tembus Rp90 Triliun
Data RAPBN 2026 menunjukkan pemerintah mengalokasikan total anggaran infrastruktur IKN mencapai Rp15,87 triliun. Secara keseluruhan, negara telah menyuntikkan dana dari APBN untuk pembangunan IKN hingga hampir Rp90 triliun, sebuah angka yang sangat kontras dengan janji awal pemerintah.
Artikel Terkait
Foto Satelit AS ke Malaysia Bikin Warganet Khawatir: Kami Cuma Punya Minyak Goreng!
Roy Suryo Pakai Louis Vuitton ke Polda, Kembali Tuntut Ijazah Jokowi Dibuka
ASN Dinas Pendidikan Indramayu Ditahan, Tersangka Korupsi Bantuan PKBM Rp 1,4 Miliar
Aturan Cukai Baru Purbaya: Legalkan Rokok Ilegal & Tambah Tarif Pekan Depan