Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, mendesak Kejagung untuk transparan kepada publik mengenai alasan di balik penyusutan nilai kerugian negara yang sangat besar ini. Ia menegaskan bahwa Kejagung harus menjelaskan latar belakang perubahan angka tersebut agar tidak dianggap tidak konsisten dalam pemberantasan korupsi.
Trubus juga menyampaikan kekhawatiran adanya permainan atau intervensi dalam proses hukum. Ia menduga kuat ada upaya untuk meringankan para tersangka, yang dalam hal ini adalah Riza Chalid dan kawan-kawan.
Desakan ini penting agar lembaga yang dipimpin oleh ST Burhanuddin ini dapat mempertahankan kredibilitasnya dan tidak dianggap melakukan tebang pilih dalam menegakkan hukum, terutama mengingat nilai kerugian negara yang ditangani sangat fantastis.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/14/683155/kejagung-tak-konsisten-usut-korupsi-minyak-riza-chalid-dkk-
Artikel Terkait
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 1-2 Hari: AS Kerahkan Pesawat Tempur, UEA Tolak
Kemajuan ICBM dan Produksi Nuklir Korea Utara: Ancaman Global yang Makin Nyata
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Jaya sebagai Saksi Kasus Ijazah Jokowi: Fakta dan Kronologi
Kapolri Tantang Dicopot! DPR RI Tolak Wacana Penggabungan Polri ke Kemendagri