Melalui sebuah pernyataan yang dikutip Times of Israel, IGF menyebut keputusan Indonesia tersebut sebagai tindakan yang "keterlaluan dan sangat meresahkan bagi integritas olahraga internasional". Federasi tersebut menegaskan komitmennya untuk menentang keputusan ini dengan segala cara yang tersedia.
Merespons hal ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, menegaskan komitmen pemerintah untuk konsisten pada prinsip politik luar negeri. Indonesia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, tetap berpegang pada kebijakan yang mendukung kemerdekaan Palestina.
World Artistic Gymnastics Championships 2023, yang dijadwalkan berlangsung pada 19-25 Oktober di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno, akan tetap berjalan sesuai rencana. Ajang yang diikuti lebih dari 600 atlet dari berbagai negara ini dijamin oleh Kemenpora akan tetap menjunjung tinggi prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
Sumber Artikel Asli: https://www.gelora.me/2023/10/federasi-senam-israel-ajukan-banding.html
Artikel Terkait
Residivis Ponorogo Bobol Rumah Tetangga 3 Jam Setelah Bebas, Terekam CCTV!
Penarikan Besar Susu Formula Nestle: Daftar Produk, Gejala, dan Negara Terdampak
Sahroni Klaim Rugi Rp 80 Miliar: Saya Tidak Korupsi Tapi Rumah Saya Dijarah! - Fakta Lengkap
Krisis Rial Iran: Nilai 0 Dollar AS & Inflasi 43%, Ini Penyebab & Dampaknya