Bahkan pihak padepokan telah menyiapkan dua kain kafan untuk Iptu Rudiana dan Saka Tatal melaksanakan ritual sumpah pocong tersebut.
Ritual sumpah pocong dilakukan Saka Tatal dengan disaksikan keluarga, kuasa hukum, pimpinan Padepokan Agung Amparan Jati, warga masyarakat dan sejumlah awak media.
Adapun yang memimpin sumpah pocong ini adalah Pimpinan Padepokan Agung Amparan Jati Raden Gilap Sugiono. Banyak warga yang merasa kecewa lantaran Iptu Rudiana tidak menghadiri ritual sumpah pocong bersama Saka Tatal.
Dalih Iptu Rudiana? Terlebih sebelumnya, Iptu Rudiana sendiri yang menantang Saka Tatal untuk melaksanakan ritual sumpah pocong tersebut.
"Saya sumpah pocong mau, sumpah apapun mau. Artinya (intinya) yang meninggal adalah anak saya. Anak yang saya didik dari kecil, yang saya rawat dari kecil Muhammad Rizky Rudiana," beber Rudiana beberapa waktu lalu.
"Demi Allah, tujuh turunan saya mati semua kalau saya mau," tegas Rudiana. Terpisah, Pitra Romadoni selaku Kuasa Hukum Iptu Rudiana menyebut kubu Saka Tatal salah penafsiran soal sumpah pocong ini.
Yang Iptu Rudiana katakan saat menggelar konferensi pers bersama Hotman Paris pada Selasa (30/7/2024) lalu adalah sumpah pocong bahwa Eky benar anaknya, Eky sudah meninggal dunia dan kabar Eky masih hidup itu tidak benar.
Sebagai informasi, orang yang berbohong saat sumpah pocong dipercaya akan mendapatkan tulahnya
Sumber: tvOne
Artikel Terkait
Habib Rizieq Kritik Pandji Pragiwaksono: Jangan Lecehkan Salat, Demo dan Laporan Polisi Bergulir
Menlu Sugiono: Indonesia Masuk Mode Survival Hadapi Dunia yang Semakin Abu-Abu
FPI Laporkan Pandji Pragiwaksono ke Polisi: Tuding Penistaan Agama di Stand Up Comedy Mens Rea
Yoon Suk Yeol Dituntut Hukuman Mati: Kronologi, Fakta, dan Jadwal Putusan