Pertemuan itu menuai kecaman publik berbuntut permintaan maaf dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Saya mohon maaf kepada masyarakat luas, seluruhnya, bahwa ada beberapa orang dari kalangan Nahdlatul Ulama yang tempo hari pergi ke Israel, melakukan engagement di sana," ujar Gus Yahya saat konferensi persnya.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Arab Saudi Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak & Hancurkan Ekonomi Global
Trump Acungkan Jari Tengah ke Pekerja: Janji Buka Arsip Epstein Terbukti Bohong?
Wajib Pajak Didenda Rp26,5 Juta Protes Aturan Standar Ganda Kantor Pajak
Ancaman Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam: Analisis Lengkap Krisis & Dampaknya