"Kita masih terus mengamati dan mencermati situasi politik yang ada. Kita belum tentu dukung Anies, belum tentu dukung Prabowo atau pun Ganjar. Yang jelas Pilkada DKI dan Pilpres 2019 akan jadi pelajaran dan catatan di Pilpres 2024 ini," ujarnya.
Meski begitu, salah satu pentolan Gerakan 212, yakni Yusuf Martak justru sudah tergabung dalam jajaran Timnas AMIN.
Yusuf Martak merupakan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama yang juga menjadi bagian dari Gerakan 212.
Sumber: pantau
Artikel Terkait
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel
Toxic Leadership Kapolri Listyo Sigit: Analisis Krisis Komunikasi Pemerintahan Prabowo
8 Jenis Pizza Italia Terkenal & Otentik yang Wajib Dicoba
Kasus Hogi Minaya: Kuasa Hukum Kritik DPR, Pakar Hukum Trisakti Beberkan Analisis