GELORA.ME - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo membantah jika pihaknya melancarkan upaya curang untuk memenangkan dirinya di Kabupaten Sorong. Ia bahkan tidak mengetahui adanya pakta integritas yang ditandatangani langsung oleh Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso.
“Belum tahu saya, malah enggak tahu itu,” kata Ganjar saat ditemui di Kantor Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).
Menurutnya, tindakan adalah pelanggaran konstitusi. Ganjar mendorong untuk hukum dapat ditegakkan, karena tindakan tersebut adalah pelanggaran netralitas ASN. “Kalau benar, itu bagian tidak netral yang harus ditertibkan,” jelasnya.
Ia kembali menekankan, bahawa pihaknya tidak mungkin melakukan upaya tersebut. Karena menurut Ganjar, dirinya tidak memiliki kekuatan untuk bertindak sejauh itu. “Enggak lah! Mana ada kekuatan kami,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, berbarengan dengan kabar terjaringnya Penjabat (Pj) Bupati Sorong, Yan Piet Mosso dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK), beredar juga pakta integritas yang mengharuskan Yan memenangkan capres Ganjar Pranowo di Kabupaten Sorong saat Pilpres 2024.
Artikel Terkait
Kontroversi Trump Center: Protes Seniman & Analisis Hukum Penggantian Nama Kennedy Center
Prediksi Effendi Gazali: Kasus Ijazah Jokowi Baru Selesai 2035, Ini Kata Mahfud MD
Zohran Mamdani: Wali Kota Muslim Pertama NYC Akan Gunakan Alquran Bersejarah dalam Pelantikan 2026
Alfarisi Meninggal di Rutan Medaeng: Kronologi, Dugaan Pelanggaran, dan Tanggapan KontraS