“Mohon diberikan pemahaman pada masyarakat bahwa perbedaan pilihan itu wajar. Mau milih Pak Prabowo silahkan, mau milih Pak Anies silahkan, mau milih Pak Ganjar silahkan,” ujarnya.
Potongan video pernyataan Jokowi yang mempersilakan warga memilih siapa saja yang mereka inginkan menjadi sorotan di Twitter. Dalam video yang salah satunya diunggah Umar Hasibuan alias Gus Umar, terdengar tepuk tangan yang sangat meriah saat Jokowi menyebut nama Anies Baswedan.
“Coba dengar tepuk tangan kesiapa yg paling meriah saat pakde sebut nama2 ketiga capres,” tulis Umar Al Chelsea dalam keterangan video yang ia unggah di akun X (Twitter) pribadinya, @Umar_Hasibuan__.
Coba dengar tepuk tangan kesiapa yg paling meriah saat pakde sebut nama2 ketiga capres. pic.twitter.com/kCPyJloQC0
Jokowi sendiri menyatakan perbedaan pilihan itu wajar. “Perbedaan pilihan itu wajar, enggak perlu diributkan. Menang dan kalah dalam pemilu, dalam pilpres, pilkada itu juga wajar, biasa. Calonnya tiga masa minta menang semua,” ucapnya.
Sumber: herald
Artikel Terkait
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel, Benarkah?
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Fakta Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Kronologi & Dokumen Rahasia Terungkap
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel