Tindakan para pendemo ini semakin mencekam ketika mereka justru mendekati kobaran api di dalam kantor dan mengabadikannya dengan menggunakan ponsel mereka.
Dari kejauhan, terlihat asap pekat yang membumbung tinggi, menyelimuti Kantor Bupati Pohuwato.
Setelah melancarkan aksi di kantor bupati, massa kemudian meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki dan menaiki sepeda motor.
Selama aksi protes, mereka juga membakar kantor perusahaan PT PETS dan merusak sejumlah fasilitas di sekitarnya, termasuk memecahkan kaca-kaca kantor serta merusak mobil-mobil operasional perusahaan.
Protes ini berlangsung di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Selain menuntut penghentian aktivitas PT PETS, massa juga mendesak agar perusahaan tambang tersebut memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak oleh aktivitas tambang yang merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan mereka. Situasi di daerah tersebut masih dalam pengawasan ketat oleh aparat keamanan setempat.
Sumber: aktual
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Fakta Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Kronologi & Dokumen Rahasia Terungkap
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel
Toxic Leadership Kapolri Listyo Sigit: Analisis Krisis Komunikasi Pemerintahan Prabowo