“Tindakan departemen akan diambil terhadap guru tersebut,” katanya dalam video yang diposting di media sosial.
Ayah korban mengajukan kasus tersebut ke polisi di distrik Muzaffarnagar, tempat kejadian tersebut terjadi, kata hakim dalam pernyataan video terpisah.
Rekaman grafis tersebut memicu kekecewaan luas di dunia maya, dan pemimpin oposisi Rahul Gandhi menyalahkan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa karena memicu intoleransi agama di negara mayoritas Hindu tersebut.
“Menabur racun diskriminasi di benak anak-anak yang tidak bersalah, mengubah tempat suci seperti sekolah menjadi pasar kebencian,” tulisnya di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
“Tidak ada hal buruk yang bisa dilakukan seorang guru untuk negara,” tambahnya. “Ini adalah minyak tanah yang sama yang disebarkan oleh BJP yang telah membakar seluruh penjuru India.”
Uttar Pradesh telah diperintah oleh BJP sejak tahun 2017 ketika mereka menunjuk Ketua Menteri Yogi Adityanath, seorang biksu Hindu berjubah kuning yang dipandang sebagai calon penerus Modi.
Selama masa jabatannya, massa Hindu telah melancarkan serangkaian serangan atas apa yang disebut perlindungan sapi – hewan suci bagi banyak umat Hindu –
dan melakukan kejahatan kebencian lainnya yang telah menimbulkan ketakutan di kalangan penduduk Muslim di negara bagian tersebut.***
Sumber: moslemchoice
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Penjual Es Gabus
Fakta Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Kronologi & Dokumen Rahasia Terungkap
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Dikhawatirkan Dukung Militer Israel
Toxic Leadership Kapolri Listyo Sigit: Analisis Krisis Komunikasi Pemerintahan Prabowo