Pertama, ujar Najih, pemerintah saat itu perlu menundukkan gerakan NII. Kedua, NII dapat bermanfaat untuk meredam aksi Partai Komunis Indonesia (PKI).
“Karena dua hal ini, kemudian dari situ Panji Gumilang mengenal banyak perwira intelijen. Pada akhirnya (Panji) menjadi agen aktif di BIN (Badan Intelijen Negara),” jelas Najih.
Panji diketahui memanfaatkan kedekatannya dengan beberapa tokoh intelijen sehingga ia dapat mendirikan Ponpes Al Zaytun.
Panji mendapatkan perlakuan spesial karena tidak ditangkap oleh pemerintah. Padahal rekan seperjuangannya di NII satu per satu diciduk.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kronologi Lengkap & Motif Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Ayah Tiri, Alex Iskandar
Download Snack Video Tanpa Watermark 2024: Mudah, Cepat & Gratis
Gus Yahya Tantang Rais Aam Selesaikan Pemecatan di Muktamar PBNU 2026: Ini Jadwal dan Klaimnya
Gus Yahya Bantah Pemecatannya dari Ketum PBNU: Ini Alasan Suratnya Tidak Sah