Juda Agung Dilantik Jadi Wamenkeu: Profil, Kekayaan, dan Dinamika Tukar Guling dengan BI

- Kamis, 05 Februari 2026 | 21:50 WIB
Juda Agung Dilantik Jadi Wamenkeu: Profil, Kekayaan, dan Dinamika Tukar Guling dengan BI

Juda Agung bukanlah nama baru. Sebagian besar karier profesionalnya dihabiskan di Bank Indonesia, dimulai dari level staf hingga puncaknya sebagai Deputi Gubernur pada 2022. Pengalamannya berskala internasional juga sangat solid, mencakup penugasan di kantor perwakilan BI di London hingga menjabat sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) di Washington DC pada periode 2017-2019. Latar belakang ini memberinya perspektif yang komprehensif, baik dari sisi kebijakan moneter maupun dinamika keuangan global.

Latar Belakang Pendidikan yang Unik

Yang menarik dari profil Wamenkeu baru ini adalah fondasi pendidikannya. Meski kini dikenal sebagai ahli moneter dan fiskal, Juda justru mengawali perjalanan akademisnya di bidang Teknologi Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1987. Namun, minatnya kemudian beralih ke ekonomi. Ia mengambil gelar master di bidang bisnis dan keuangan di University of Birmingham, Inggris, sebelum akhirnya meraih gelar doktor ekonomi di universitas yang sama pada 1999.

Kekayaan yang Tercatat Transparan

Sebagai pejabat publik, aspek kekayaan Juda Agung pun menjadi perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang bersifat wajib, total kekayaannya tercatat mencapai Rp56,08 miliar. Aset tersebut didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Bogor. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan, mulai dari Toyota Fortuner dan Toyota Calya, hingga sebuah sedan mewah BMW 730Li M Sport tahun 2022.

Mengawal Kebijakan Fiskal ke Depan

Dengan segudang pengalaman lapangan di bank sentral dan lembaga keuangan internasional, ditambah bekal akademik yang kuat dan lintas disiplin, Juda Agung kini memikul tanggung jawab besar. Tugasnya adalah membantu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam mengawal dan merumuskan kebijakan fiskal negara di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pada masa-masa yang penuh tantangan ekonomi global.

Halaman:

Komentar