Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil Lahadalia & Raja Juli Antoni Dinilai Layak Dicopot, Ini Alasannya

- Senin, 26 Januari 2026 | 00:25 WIB
Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil Lahadalia & Raja Juli Antoni Dinilai Layak Dicopot, Ini Alasannya

Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil dan Raja Juli Dinilai Layak Dicopot

Isu reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali menggema. Spekulasi mencuat bahwa sejumlah posisi menteri dinilai layak dicopot menyusul penilaian kinerja yang dianggap rendah.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai reshuffle sebaiknya diwujudkan. Ia menyatakan, secara objektif, beberapa menteri memang memiliki catatan kinerja yang kurang.

Daftar Menteri Berkinerja Rendah Versi Survei CELIOS

Jamil mengutip hasil riset dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang pernah merilis sepuluh nama pejabat, terdiri dari delapan menteri dan dua kepala badan, yang layak di-reshuffle. Beberapa nama yang disebut antara lain:

  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
  • Menteri HAM, Natalius Pigai
  • Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni
  • Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas)
  • Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto

"Presiden Prabowo dalam melakukan reshuffle idealnya mengacu pada kinerja, integritas, dan kompetensi," ujar Jamil dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).

Mengapa Bahlil dan Raja Juli Dinilai Layak Dicopot?

Halaman:

Komentar